Kunjungan Jumore di APBI

Kunjungan Jumore di  APBI

Pada tanggal 31 Oktober 2018 APBI Learning Center mangadakan seminar tentang platform digital untuk batubara. Pada acara ini APBI bekerja sama dengan Jumore yang merupakan salah satu perusahaan platform digital untuk perdagangan komoditas, perusahaan ini berasal dari negara Tiongkok. Jumore dihadiri langsung oleh Founder sekaligus Chairman Jumore yaitu Eric Lu, hadir pula H.E. Djauhari Oratmangun selaku Duta Besar R.I. untuk Tiongkok dan Mongolia.

APBI sendiri dihadiri langsung oleh Pandu Sjahrir selaku Ketua Umum APBI-ICMA, Richard Tampi selaku Sekertaris Jendral APBI-ICMA, Haryanto Damanaik selaku Deputy Sekertaris Jendral APBI-ICMA, Hendra Sinadia selaku Direktur Eksekutif APBI-ICMA , Fery Prasetyo selaku Ketua Komite Logistik APBI-ICMA, Prof. Dr. Irwandy Arif selaku Penasihat APBI-ICMA. Dari sisi peserta banyak sekali dihadiri oleh perusahaan anggota APBI-ICMA, teman teman asosiasi (FRHLBT, APB-IMA), dan juga hadir teman teman wartawan.

Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) saat ini sedang menjajaki peluang kerjasama dengan Jumore, perusahaan e-commerce khusus komoditas mineral dan batu bara asal China. Keduanya berencana akan bersinergi untuk memperlancar rantai pasok batu bara dari Indonesia ke China. Pembahasan yang dilakukan oleh Jumore adalah untuk memperkenalkan platform digital untuk penjualan komoditas, dalam hal ini Jumore memperkenalkan penjualan komoditasi batubara Indonesia secara online .

Dalam seminar tersebut, Chairman And Founder Jumore, Lu Hongxiang mengatakan, pihaknya mengantongi daftar katalog sekitar satu juta perusahaan pengguna batu bara di wilayah China, dan lima juta perusahaan secara internasional.

Jumore dalam hal ini akan  mempertemukan antara penjual dan pembeli melalui suatu sistem digital. Selain itu Jumore juga melayani jasa rantai pasok yang berguna untuk memangkas biaya logistik.  Dijelaskan  lebih  lanjut  bahwa  Jumore akan meluncurkan produk-produk yang akan dijualnya, khusus sektor mineral dan batu bara, pada awal November mendatang. Lokasi peluncuran di negeri asal Jumore, yaitu China.

Sebagai informasi, penjajakan kerjasama Jumore dan APBI ini diinisiasi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk China, H.E.Djauhari Oratmangun. Dubes China  ingin berkaca dari pengalaman Alibaba, perusahaan e-commerce kenamaan yang sukses memasarkan durian asal Medan.

Menurut  Dubes Indonesia  untuk China  Bapak  H.E. Djauhari Oratmangun Jumore punya kelebihan dalam memasarkan batu bara. Komoditas yang dipasang, dibanderol dengan harga secara bussines to bussines. Sehingga penjual dan pembeli dapat menentukan sendiri harga barang.

Lebih lanjut menurut Direktur Pelaksana Jumore E-Commerce Co Ltd JC Liu menuturkan bahwa produk unggulan Indonesia seperti batu bara dan minyak kelapa sawit ramai peminat pada situs www.jumoreglobal.com. Selain itu, produk pertanian Indonesia juga menunjukkan permintaan yang besar.

Saat  ini sudah ada beberapa perusahaan dan produk asal Indonesia yang terdaftar dalam platform Jumore, dimana permintaan kopi asal Indonesia menunjukkan kenaikan hingga 40% tahun lalu. Selain itu, produk seperti kacang-kacangan dan buah tropis juga menarik para importir Tiongkok.

Menurut  Chairman Jumore Eric Lu pembeda Jumore dengan platform lain adalah akses pada rantai pasok yang memungkinkan untuk fasilitas logistik hingga pendanaan perusahaan. Secara global, Jumore memiliki 1 juta pengguna korporasi dengan basis data lebih dari 50 juta usaha. Sementara, dalam situs resmi Jumore, Chairman Jumore Eric Lu menyatakan bahwa perusahaannya juga akan memfasilitasi masuknya produk asal Tiongkok ke pasar Indonesia.

 

Sumber  :

Beberapa  sumber  diolah kembali

Related Regular News: