Aksi Bumi Resources (BUMI) Bangun Proyek Gasifikasi Batubara di Kalimantan

Sumber :  https://insight.kontan.co.id/news/aksi-bumi-resources-bumi-bangun-proyek-gasifikasi-batubara-di-kalimantan?page=all

KONTAN.CO.ID  29/1/2020  memberitakan bahwa produsen batubara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membuka peluang diversifikasi bisnis. Bumi Resources siap mengembangkan produk hilir batubara.

BUMI berencana membangun pabrik pengolahan batubara menjadi gas atau gasifikasi di kawasan Kalimantan. Harapannya, proyek gasifikasi batubara dapat mengurangi ketergantungan impor energi.

Sekretaris Perusahaan PT Bumi Resources Tbk Dileep Srivastava mengatakan, saat ini proyek gasifikasi batubara masih tahap studi kelayakan atau feasibility study. Targetnya, studi kelayakan tersebut rampung pada tahun ini.

Saat ini, manajemen BUMI belum bisa menaksir nilai investasi proyek gasifikasi batubara secara pasti. Jika berkaca pada tahap studi kelayakan yang sedang berjalan, ada kemungkinan proyek tersebut akan menelan investasi US$ 1 miliar hingga US$ 2 miliar.

Tim yang mengawal proyek gasifikasi batubara ini akan mengajukan proposal kepada direksi BUMI untuk meminta pertimbangan dan saran terkait langkah berikutnya. “Proposal ini juga mencakup struktur dan opsi pendanaan,” ungkap Dileep, Senin (27/1).

Memang, untuk menggarap proyek gasifikasi, BUMI kudu mendapatkan dukungan dari para kreditur. Maklumlah, saat ini BUMI sedang menjalani proses restrukturisasi utang, yang bertujuan menyelesaikan utang US$ 1,7 miliar pada kuartal I 2022 dan menyelesaikan konversi obligasi ke ekuitas pada 2024.

Nantinya, pengerjaan fisik proyek gasifikasi batubara memakan waktu sekitar tiga tahun sejak persetujuan pembangunan.

Selain gasifikasi batubara, manajemen BUMI siap mengembangkan bisnis mineral seperti emas dan seng. Untuk komoditas emas, Bumi Resources sudah memulai uji coba fasilitas produksi bijih emas di tambang Poboya, Palu, Sulawesi Tengah.

“Usai uji coba ini diharapkan ada peningkatan skala komersial pada tahun depan,” kata Dileep.

BUMI menjalani bisnis emas melalui anak usaha, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Emiten ini juga memiliki anak usaha PT Citra Palu Minerals yang mengelola tambang emas Poboya.

Direktur Utama PT Bumi Resources Minerals Tbk Suseno Kramadibrata dalam keterangan resminya mengonfirmasi mereka sudah menjalani uji coba fasilitas produksi di tambang emas Poboya pada 23 Januari 2020.

Di tahap pertama uji coba, BRMS dapat memproduksi 297 gram dore bullion. Dari fasilitas produksi emas itu, Suseno memproyeksikan BRMS dapat memproduksi 100.000 ton bijih di tahun ini. Jumlah tersebut akan naik menjadi 180.000 ton bijih pada tahun depan.

Menurut Dileep, BUMI juga sedang mengembangkan proyek tambang seng di Dairi, Sumatra Utara. Tambang ini diharapkan beroperasi komersial pada 2022 nanti. “Pendanaan proyek ini melalui kemitraan strategis,” ucap dia tanpa menyebutkan nilai investasi proyek Dairi.

Dileep optimistis diversifikasi bisnis non-batubara akan mendatangkan manfaat besar di masa mendatang. Ia memperkirakan, dalam jangka menengah komposisi perbandingan pendapatan antara bisnis batubara dan non-batubara di kisaran 60:40.

Per akhir kuartal III 2019, BUMI meraup pendapatan US$ 751,85 juta. Dari jumlah itu, sebesar US$ 748,39 juta berasal dari penambangan dan penjualan batubara. Adapun US$ 3,46 juta berasal dari sektor jasa.

 

Related Regular News: