Pertemuan Awal Potensi Kerjasama Indonesia – Pakistan Sektor Batubara

Konsulat jenderal Republik Indonesia (KJRI) Karachi mengundang Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (DJMB), Kementerian ESDM sebagai wakil dari pemerintah dan APBI-ICMA sebagai asosiasi untuk terlibat dalam kerjasama antara Indonesia Pakistan dalam hal kerjasama ekspor batubara.

Dari pihak KJRI Karachi yang dihadiri langsung oleh Dr. June Kuncoro Hadiningrat selaku Konjen,  berencana untuk membuat webinar tentang teknologi batubara yang lebih bersih dan ketahanan energi di Indonesia. Webinar ini akan diikuti dengan pertemuan business to business (B2B) dimana APBI-ICMA sebagai wadah dari pelaku industri dapat berperan aktif.

Direktur Pengusahaan Batubara Ditjen Minerba, Sudjatmiko yang juga hadir dalam pertemuan awal (kick off meeting) pada Rabu (13/10) mengingatkan bahwa pasar Pakistan masuk dalam rencana kedepan dimana Ia juga pernah mengingatkan potensi besar ekspor batubara ke Pakistan.

Saat ini kebutuhan batubara di Pakistan berkisar empat juta ton dimana kebutuhan terbesar untuk PLTU. Saat ini Jamshoro, PLTU yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pakistan tengah membangun PLTU berkapasitas 2X260 MW. Sebelumnya memang sudah ada pemasok dari Indonesia untuk kebutuhan batubara PLTU tersebut. Namun masih dibutuhkan banyak pasokan batubara dan tidak hanya PLTU Jamshoro itu saja, melainkan sektor lain di Pakistan.

Direktur Eksekutif APBI-ICMA, Hendra Sinadia yang juga hadir sebagai undangan mengingatkan pentingnya menggali potensi pasar batubara diluar Asia Timur. Sebagai informasi, APBI-ICMA sebelumnya pernah menerima kunjungan dari pihak KJRI Karachi di kantor Sekretariat APBI pada November 2020 lalu. Melalui webinar dan pertemuan selama dua hari yang dijadwalkan pekan depan, kerjasama antara tiga lembaga ini diharapkan tidak hanya membuka peluang ekspor baru namun juga dapat mendiskusikan penggunaan teknologi bersih sebagaimana digagas Pemerintah maupun dunia dalam upaya pengurangan emisi.

Related Regular News: