ENERGY TRANSITIONS WORKING GROUP

Sesuai dengan Paris Agreement, Indonesia berkomitmen untuk mempertahankan kenaikan suhu global jauh di bawah 2°C. Upaya transisi ke energi yang lebih bersih diyakini akan meningkatkan kualitas hidup dan memastikan lingkungan yang lebih bersih. Dalam kesempatan ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dan International Energy Agency (IEA) sebagai host perhelatan salah satu rangkaian Presidensi G20 dengan mengusung tema "Ensuring People-Centred Transitions for All" yang diselenggarakan secara daring 6 April 2022.

Agenda ini menghadirkan narasumber utama diantaranya: Martha E. Newton (Deputy Director-General for Policy, ILO), Mr Mark Keese (Head of the Skills and Employability Division in the Directorate for Employment, Labour and Social Affairs, OECD) dan Michael Stanley (Global Leader, Support to Coal Transition, World Bank).

Selain itu, beberapa pembicara/ panelis lainnya yang turut serta seperti: Yudo Dwinanda Priaadi (Chair of ETWG Indonesia, Indonesia G20 Presidency), Dadan Kusdiana (Dirjen EBTKE, KESDM), Dr. Anil Kumar Jain (Secretary, Ministry of Coal, India), Dr. Brian Motherway (Head of Energy Efficiency, International Energy Agency), Ms. Lebogang Mulaisi (Labour Market Policy Coordinator, Congress of South African Trade Unions (COSATU) – South Africa), Adela Tesarova (Head of Unit, DG Energy, European Commission), Frederik Moch, Head of Department for Structural Policy, Industry and Service, Federal Executive Board of the German Trade Union Confederation (DGB), Bambang Satrio Lelono (Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan, Kementerian Ketenagakerjaan) dan Pandu Sjahrir (Chairman APBI-ICMA).

Tujuan agenda ini untuk membahas sekaligus memperhitungkan dampak sosial dan ekonomi pada masyarakat. Transisi energi bersih perlu dirancang dengan baik dengan kebijakan yang dapat memaksimalkan penciptaan lapangan kerja yang layak dan dapat meningkatkan akses dan keterjangkauan energi, sekaligus melindungi masyarakat.

Dadan Kusdiana, Dirjen EBTKE menyampaikan dalam kata sambutannya bahwa Indonesia telah membuat roadmap menuju zero emisi, salah satu skenarionya yaitu pensiun dini PLTU batubara. Program yang dijalankan seperti pengembangan teknologi co-firing biomassa PLTU batubara dan melakukan konversi pembangkit listrik diesel dengan menggunakan energi terbarukan lokal.

Dalam pidatonya sebagai salah satu panelis Pandu Sjahrir, Chairman APBI-ICMA mengatakan industry batubara sudah mulai bertransisi mengikuti strategi arahan dan misi Pemerintah untuk mencapai target net zero carbon. Sebagai contohnya salah satu anggota APBI-ICMA, yaitu PT TBS Energi Utama Tbk. telah mengumumkan bahwa pada tahun 2030 akan diupayakan mencapai net zero carbon dengan melakukan joint venture dengan GO TO yang merupakan perusahaan teknologi terbesar di Indonesia. PT TBS Energi Utama Tbk. akan memproduksi sepeda motor tenaga listrik, dengan harapan hal tersebut menjadi langkah yang baik untuk bertransisi menjadi ekosistem yang lebih baik untuk energi terbarukan.

Pesan penting bagi generasi muda saat ini dan generasi-generasi berikutnya bahwa gerakan energi terbarukan bukan merupakan gerakan yang instan, tidak dapat dipungkiri memang memerlukan waktu dan usaha yang panjang. Dari sisi ketenagakerjaan perlu terus mengembangkan kemampuan, karena industri terus berjalan secara dinamis menuju Indonesia yang sedang berupaya mencapai net zero carbon.

Berkaitan dengan perang antara Rusia – Ukraina telah menciptakan tekanan yang besar secara global. Hal tersebut berdampak harga batubara dan minyak melambung tinggi. Pandu menyadari bahwa dalam jangka pendek pelaku bisnis menikmati manfaat dari lonjakan harga-harga tersebut, namun untuk jangka menengah hal ini akan memberikan dampak yang negatif secara global karena pada akhirnya semua orang harus membayar dengan harga yang lebih tinggi. Kekhawatiran terjadinya inflasi ini menimbulkan kesenjangan sosial yang tinggi karena kenaikan harga energi. Hal yang perlu disadari kita yaitu harus bersama membantu dalam menghadapi tantangan krisis energi.

Related Regular News: