Pasca-Akuisisi Perusahaan Batu Bara dan Migas, Ini Target Harga MNC Energy (IATA)

Sumber: https://investor.id/market-and-corporate/291897/pascaakuisisi-perusahaan-batu-bara-dan-migas-ini-target-harga-mnc-energy-iata

 

JAKARTA, investor.id – HP Financials menginisiasi saham PT MNC Energy Investments (IATA) dengan peringkat buy pada target price (TP) Rp 390. Hal itu karena potensi pemulihan kinerja keuangan menyusul kontribusi yang diantisipasi dari PT Bhakti Coal Resources (BCR) dan Bhakti Migas Resources (BMR) yang diharapkan dapat mengimbangi bisnis penerbangan yang sedang berkinerja kurang baik.

 

Dalam risetnya, HP Financials mencatat, setelah konsolidasi BCR, pendapatan IATA pada kuartal I-2022 senilai US$ 40,4 juta dan EBITDA US$ 23,5 juta. Laba bersih juga berhasil pulih menjadi US$ 9,4 juta dari kerugian di setahun penuh 2021 US$ 0,5 juta.

 

“Kami memproyeksikan EBITDA dan laba bersih 22F/23F dapat mencapai US$ 233,4/260,1 juta dan 93,35/104,05 juta, masing-masing, mengikuti target produksi batu bara sebesar 7,8/8,2 juta ton pada 22F/23F,” sebut analis HP Financials Jono Syafei dan Robertus Hardy dalam risetnya, Selasa (26/4/2022).

 

Oleh karena itu, pada kapitalisasi pasar yang diproyeksikan sebesar Rp 4,65 triliun setelah rights issue, IATA saat ini diperdagangkan pada valuasi yang murah, hanya 3,5/3,1x dari rasio 22F/23F P/E.

 

“TP kami menyiratkan 4,8/4,3x dari rasio P/E 22F/23F,” jelas kedua analis HP Financials.

 

TP itu, terang mereka, masih cukup murah jika dibandingkan dengan emiten lain sejenis seperti PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) yang saat ini diperdagangkan pada 5,3x dan 7,6x rasio P/E-nya, masing-masing. Perusahaan IDX ENERGY saat ini diperdagangkan pada median 9,1x dari rasio P/E-nya masing-masing (trailing 12M).

Related Regular News: