Revisi Permen LHK tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik serta Evaluasi Pelaksanaan Peraturan

Pada hari Rabu, 30 Mei 2018, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengadakan rapat untuk meminta masukan terkait dengan revisi Peraturan Menteri LHK No. P.68/Menlhk-Setjen/2016 mengenai baku mutu air limbah domestik. Rapat tersebut dihadiri oleh beberapa perusahaan dan asosiasi, seperti APBI-ICMA, GAPKI, IPA, PT Bukit Asam, PT Conoco Phillips, SKK Migas, dan lain sebagainya. Rapat tersebut membahas pasal demi pasal dari draft revisi Permen LHK mengenai baku mutu air limbah domestik tersebut secara menyeluruh. Secara garis besar, baku mutu air limbah domestik terdiri dari 3 bagian yaitu rumah tangga dan/atau usaha dan/atau kegiatan di lokasi darat, usaha dan/atau kegiatan di lokasi perairan, dan fasilitas pelayanan kesehatan. Air limbah domestik yang dimaksud pada peraturan tersebut adalah black water dan grey water. Selain itu, pengolahan air limbah domestik dilakukan secara tersendiri, yaitu tanpa menggabungkan dengan pengolahan air limbah dengan jenis air limbah domestik maupun secara terintegrasi, melalui penggabungan air limbah dengan jenis air limbah lainnya ke dalam satu sistem pengolahan air limbah. Selain itu, pemerintah pusat dan/atau pemerintah daerah menyediakan dan mengelola sarana dan prasarana pengolahan air limbah domestik yang berasal dari skala rumah tangga. Kondisi pengolahan air limbah domestik tersebut disesuaikan kembali dengan kondisi dan situasi dari masing-masing industri, sehingga Kementerian LHK pada penghujung acara meminta masukan dari peserta yang hadir terkait dengan revisi draft Permen LHK tersebut sampai paling lambat pada tanggal 8 Juni 2018.

Related Regular News: