LOGO DNX (3)
Logo_TITAN_updated-3
LOGO SCCI 2b
LOGO MSK-4
AHK Logo-ok
BRI12-3
pwc-logo ok1
IMM-revised2
Logo untuk APBI2 copyab
LOGO CSL Asia Shipping2
Logo-Prima-Multi-Mineral
KCM-logo
small logo TOP
Logo PT.Tobabara-3
3-tim-logo
Mini Style Guide November 2012 ENG_Page_1ab
tcrc-logo
18-sucofindo-logo
pt-smgc-a-logo-2
sgs-logo
17-servo-logo
pci-logo2
peabody-logo
9-monnet-logo
mld-logo
lci-logo
iol-logo2
16-gi-logo
enel-logo2
dahana-logo2
cokal
carsurinlogo2
ce-logo2
britmindo-logo2
altura-logo
adani-logo2
tia-logo
5-titan-logo
tanito-logo-thumb
sbe-reliance-logo-thumb
riau_baraharum-thumb
pmc-logo-thumb
pi-logo
padangbara-logo-thumb
nci
mhu-logo
mdb-logo
msj-logo
kideco-logo-thumb
14-kbb-logo
4-kh-logo
kpc-logo
gbp-logo
1-fbs-logo
dmc-logo-thumb
ptba-logo-thumb
12-bi-logo
2-bre-logo

Produksi PT ATPK Resources Tbk tahun ini mencapai 460.000 ton

Posted On 06 Nov 2013
Comment: Off

apbi-acmi
Jakarta,APBI-ICMA : Kontan.co.id memberitakan bahwa PT ATPK Resources Tbk menyatakan produksi batubara mereka dalam dua bulan pertama di tahun ini mencapai 460.000 ton. Pencapaian itu disumbangkan anak usaha, yakni PT Mega Alam dan PT Sarana Mandiri di Kalimantan Timur.

Sekretaris Perusahaan ATPK Resources, Andreas Andy, mengemukakan produksi batubara perusahaan ini memperlihatkan tren positif selama Januari hingga Februari 2013. Terbukti, pencapaian periode tersebut di atas target yang direncanakan pada akhir tahun lalu.

Emiten berkode saham ATPK ini membidik produksi batubara tahun 2013 mencapai 1,5 juta ton dengan estimasi 125.000 ton per bulan. “Jika dikalkulasi, produksi batubara ATPK saat ini berada di atas 84% dari target tahun ini,” kata dia kepada KONTAN, Rabu (3/4).

Kendati masih merekap produksi batubara selama Maret tahun ini, manajemen ATPK meyakini pencapaian produksi pada kuartal I-2013 melampaui 500.000 ton batubara. Proyeksi tersebut tecermin dari produksi dua bulan pertama di tahun ini yang sudah menyentuh 460.000 ton.

Andreas menambahkan, seluruh penjualan batubara ATPK untuk memenuhi kebutuhan ekspor. “End user produk kami berada di India. Dengan kualitas batubara 5.000 kcal per kg, produksi kami cocok untuk memenuhi kebutuhan mereka,” kata dia.

ATPK, yang sebelumnya bergerak di bisnis tambak udang ini berencana membeli mesin upgrading coal dalam waktu dekat. Langkah ini untuk menambah kualitas kalori batubara dan menghindari larangan ekspor batubara berkualitas rendah atau low rank coal yang aturannya sedang digodok pemerintah.

Selain itu, Andreas bilang, upaya tersebut juga untuk meningkatkan pendapatan perusahaan dari hasil penjualan batubara. Namun, ia enggan menyebutkan target dan jadwal pembelian fasilitas tersebut. “Kami masih mengkaji rencana itu. Dalam waktu dekat, kami akan menginformasikan kepada publik,” ungkap Andreas.

ATPK memang semakin getol berbisnis batubara. Beberapa waktu lalu, emiten ini telah mengakuisisi PT Modal Investasi Mineral. Perusahaan ini tercatat memiliki enam anak perusahaan meliputi PT Saptajaya Menjak Sengewari, PT Mega Alam Sejahtera, PT Sarana Mandiri Utama, PT Damanka Prima, PT Tuhup Coal Mining, dan PT MIM Geoservices Technology.

Saat ini, ATPK Resources masih mengandalkan kontribusi tambang batubara milik dua anak usahanya, yakni Mega Alam dan Sarana Mandiri. Ke depan, ATPK juga berencana mengembangkan sayap ke sektor geotermal dan minyak bumi.
Source :  http://industri.kontan.co.id/news/atpk-andalkan-dua-tambang-batubara-di-kalimantan/2013/04/05

Tentang Penulis