Harga minyak mentah naik pada Kamis (22/2), karena konflik Israel berlanjut di Laut Merah dengan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran meningkatkan serangan di dekat Yaman, namun peningkatan besar dalam persediaan minyak mentah AS membebani kenaikan tersebut.

Dikutip dari Reuters, minyak mentah berjangka Brent naik 0,77 persen menjadi USD 83,67 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS juga naik 0,9 persen menjadi USD 78,61 per barel.

Batu Bara

Sedangkan harga batu bara menguat pada penutupan perdagangan Kamis. Menurut bursa ICE Newcastle (Australia), harga batu bara kontrak pengiriman Maret 2024 naik 0,52 persen menjadi USD 124.75 per ton.

CPO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) sedikit turun pada penutupan perdagangan Kamis. Menurut bursamalaysia.com, harga CPO kontrak Maret 2024 turun 0,37 persen menjadi MYR 3.956 per ton.

Nikel

Adapun harga nikel terpantau kembali melonjak pada penutupan perdagangan Kamis. Harga nikel berdasarkan London Metal Exchange (LME) ditutup naik 2,72 persen dan menetap di USD 17.392 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Harga timah berdasarkan LME berakhir turun tipis 0,47 persen dan menetap di USD 26.170 per ton,

Sumber: https://kumparan.com/kumparanbisnis/harga-komoditas-nikel-melesat-2-7-persen-timah-turun-0-4-persen-22Dd9QGv3Oa